Saat pertama kali pengantin suami menemui isterinya setelah akad nikah, haruslah melakukan beberapa hal berikut:
Pertama: Pengantin lelaki hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun isterinya seraya mendo’akan baginya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta do’akanlah dengan do’a berkah seraya mengucapkan: ‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.‘”
Kedua: Hendaknya ia mengerjakan shalat sunnah dua raka’at bersama isterinya.
Syaikh al-Albani rahimahullaah berkata: “Hal itu telah ada sandarannya dari ulama Salaf (Shahabat dan Tabi’in).
1. Hadits dari Abu Sa’id maula (budak yang telah dimerdekakan) Abu Usaid. Ia berkata:
“Aku menikah ketika aku masih seorang budak. Ketika itu aku mengundang beberapa orang Shahabat Nabi, di antaranya ‘Abdullah bin Mas’ud, Abu Dzarr dan Hudzaifah radhiyallaahu ‘anhum. Lalu tibalah waktu shalat, Abu Dzarr bergegas untuk mengimami shalat. Tetapi mereka berkata: ‘Kamulah (Abu Sa’id) yang berhak!’ Ia (Abu Dzarr) berkata: ‘Apakah benar demikian?’ ‘Benar!’ jawab mereka. Aku pun maju mengimami mereka shalat. Ketika itu aku masih seorang budak. Selanjutnya mereka mengajariku, ‘Jika isterimu nanti datang menemuimu, hendaklah kalian berdua shalat dua raka’at. Lalu mintalah kepada Allah kebaikan isterimu itu dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya. Selanjutnya terserah kamu berdua…!’”
2. Hadith dari Abu Waail. Ia berkata,
“Seseorang datang kepada ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu, lalu ia berkata, ‘Aku menikah dengan seorang gadis, aku khawatir dia membenciku.’ ‘Abdullah bin Mas’ud berkata, ‘Sesungguhnya cinta berasal dari Allah, sedangkan kebencian berasal dari syaitan, untuk membenci apa-apa yang dihalalkan Allah. Jika isterimu datang kepadamu, maka perintahkanlah untuk melaksanakan shalat dua raka’at di belakangmu. Lalu ucapkanlah (berdo’alah):
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Juni 2013
Selasa, 04 Juni 2013
Misteri Mayat diatas kubah mesjid Nabawi

Qubbatul Khadhra' (kubah hijau) yang terlihat megah di Masjid Nabawi berfungsi menaungi kuburan jasad Rasul Saw yang mulia didampingi kedua sahabatnya sekaligus mertuanya yaitu Abu Bakar Siddiq ra, dan Umar bin Khattab ra. Tempat tersebut dahulunya adalah rumah baginda Rasul Saw karena setiap Rasul yang diutus oleh Allah Swt dikuburkan di mana dia wafat. Sebagaimana sabda Nabi Saw: Tidak dicabut nyawa seorang Nabi pun melainkan dikebumikan dimana dia wafat. (HR. Ibnu Majah)
Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yatim Sahl dan Suhail berukuran 3 x 30 m.
Senin, 03 Juni 2013
Manfaat Akhlak Terhadap Diri Sendiri
1. Berakhlak terhadap jasmani:
- Jauh dari penyakit karena sering menjaga kebersihan
- Tubuh menjadi sehat dan selalu bugar
- Menjadikan badan kuat dan tidak mudah lemah
- Memperoleh banyak ilmu
- Dapat mengamalkan ilmu yang kita peroleh untuk orang lain
- Membantu orang lain
- Mendapat pahala dari Allah SWT
Bentuk-Bentuk Akhlak Terpuji Terhadap Diri Sendiri
1. Berilmu
a. Nilai positif berilmu bagi diri sendiri:
b. Nilai positif berilmu bagi orang lain:
c. Membiasakan bersikap berilmu:
2. Kerja keras
a. Nilai positif kerja keras:
a. Nilai positif berilmu bagi diri sendiri:
- Memperoleh kepuasan batin
- Dapat mencapai taraf hidup yang lebih baik
- Dapat melaksanakan ajaran agama secara benar
- Dapat menambah keimanan kepada Allah SWT
- Memperoleh pahala di sisi Allah SWT
- Terangkat derajatnya
b. Nilai positif berilmu bagi orang lain:
- Memberi jalan terang dalam memberi petunjuk, pengarahan, dan saran
- Tempat orang bertanya dalam mengatasi masalah
- Dapat membantu orang lain dalam menyelesaikan persoalannya
c. Membiasakan bersikap berilmu:
- Memiliki semangat untuk menguasai ilmu tentang hal-hal yang belum diketahui
- Rajin mendatangi lembaga-lembaga ilmu untuk memperoleh tambahan ilmu
- Rajin mendatangi pengajian untuk memperoleh ilmu keagamaan
- Cukup ringan mengeluarkan biaya demi tercapainya suatu ilmu
- Gemar bergaul dengan orang yang berilmu untuk mendapatkan tambahan ilmu
2. Kerja keras
a. Nilai positif kerja keras:
- Terpuji dalam pandangan Allah SWT
- Terpuji dalam pandangan sesama manusia
Macam-Macam Akhlak Terhadap Diri Sendiri
1. Berakhlak terhadap jasmani
a. Menjaga kebersihan dirinya
Islam menjadikan kebersihan sebagian dari Iman. Ia menekankan kebersihan secara menyeluruh meliputi pakaian dan juga badan. Rasulullah memerintahkan sahabat-sahabatnya supaya memakai pakaian yang bersih, baik, dan rapi terutamanya pada hari Jumat, memakai wewangian.
b. Menjaga makan minumnya
Bersederhanalah dalam makan minum, berlebihan atau melampaui dilarang dalam Islam. Sebaiknya sepertiga dari perut dikhaskan untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk bernafas.
c. Tidak mengabaikan latihan jasmaninya
Riyadhah atau latihan jasmani amat penting dalam penjagaan kesehatan, walau bagaimanapun ia dilakukan menurut etika yang ditetapkan oleh Islam tanpa mengabaikan hak-hak Allah, diri, keluarga, masyarakat dan sebagainya. Dalam arti ia tidak mengabaikan kewajiban sembahyang sesuai kemampuan diri, adat bermasyarakat dan lainnya.
d. Rupa diri
Seorang muslim mestilah mempunyai rupa diri yang baik. Islam tidak pernah mengizinkan budaya tidak senonoh, compang-camping, kusut, dan lainnya. Islam adalah agama yang mempunyai rupa diri dan tidak mengharamkan yang baik. Seseorang yang menjadikan rupa diri sebagai alasan tindakannya sebagai zuhud dan tawaduk, ini tidak dapat diterima karena Rasulullah yang bersifat zuhud dan tawaduk tidak melakukan begitu. Islam tidak melarang umatnya menggunakan nikmat Allah kepadanya asalkan tidak melampaui batas dan takabur.
2. Berakhlak terhadap akalnya
a. Menjaga kebersihan dirinya
Islam menjadikan kebersihan sebagian dari Iman. Ia menekankan kebersihan secara menyeluruh meliputi pakaian dan juga badan. Rasulullah memerintahkan sahabat-sahabatnya supaya memakai pakaian yang bersih, baik, dan rapi terutamanya pada hari Jumat, memakai wewangian.
b. Menjaga makan minumnya
Bersederhanalah dalam makan minum, berlebihan atau melampaui dilarang dalam Islam. Sebaiknya sepertiga dari perut dikhaskan untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk bernafas.
c. Tidak mengabaikan latihan jasmaninya
Riyadhah atau latihan jasmani amat penting dalam penjagaan kesehatan, walau bagaimanapun ia dilakukan menurut etika yang ditetapkan oleh Islam tanpa mengabaikan hak-hak Allah, diri, keluarga, masyarakat dan sebagainya. Dalam arti ia tidak mengabaikan kewajiban sembahyang sesuai kemampuan diri, adat bermasyarakat dan lainnya.
d. Rupa diri
Seorang muslim mestilah mempunyai rupa diri yang baik. Islam tidak pernah mengizinkan budaya tidak senonoh, compang-camping, kusut, dan lainnya. Islam adalah agama yang mempunyai rupa diri dan tidak mengharamkan yang baik. Seseorang yang menjadikan rupa diri sebagai alasan tindakannya sebagai zuhud dan tawaduk, ini tidak dapat diterima karena Rasulullah yang bersifat zuhud dan tawaduk tidak melakukan begitu. Islam tidak melarang umatnya menggunakan nikmat Allah kepadanya asalkan tidak melampaui batas dan takabur.
2. Berakhlak terhadap akalnya
Akhlak Terhadap Diri Sendiri
Pengertian Akhlak Terhadap Diri Sendiri
Yang dimaksud dengan akhlak terhadap diri sendiri adalah sikap seseorang terhadap diri pribadinya baik itu jasmani sifatnya atau ruhani. Manusia dapat diperbaiki akhlaknya dengan menghilangkan akhlak-akhlak tercela. Di sinilah terletak tujuan pokok agama, yakni mengajarkan dan menawarkan sejumlah nilai moral atau akhlak mulia agar mereka menjadi baik dan bahagia dengan melatih diri untuk melakukan hal yang terbaik.Iman tidak akan sempurna kecuali dengan menghiasi diri dengan Akhlak
Kita harus adil dalam memperlakukan diri kita dan jangan pernah memaksa diri kita untuk melakukan sesuatu yang tidak baik atau bahkan membahayakan jiwa. Sesuatu yang membahayakan jiwa bisa bersifat fisik atau psikis. Misalnya kita melakukan hal-hal yang bisa membuat tubuh kita menderita. Seperti; terlalu banyak begadang, sehingga daya tahan tubuh berkurang, merokok, yang dapat menyebabkan paru-paru kita rusak, mengkonsumsi obat terlarang, dan minuman keras yang dapat membahayakan jantung dan otak kita. Untuk itu kita harus bisa bersikap atau berakhlak baik terhadap tubuh kita. Selain itu sesuatu yang dapat membahayakan diri kita itu bisa bersifat psikis. Misalkan iri, dengki, munafik, dan lain sebagainya. Hal itu semua dapat membahayakan jiwa kita. Semua itu merupakan penyakit hati yang harus kita hindari. Hati yang berpenyakit seperti iri, dengki, munafik, dan lain sebagainya akan sulit sekali menerima kebenaran, karena hati tidak hanya menjadi tempat kebenaran dan iman tetapi hati juga bisa berubah menjadi tempat kejahatan dan kekufuran.
Untuk menghindari hal tersebut di atas maka kita dituntut untuk mengenali berbagai macam penyakit hati yang dapat merubah hati kita, yang tadinya merupakan tempat kebaikan dan keimanan menjadi tempat keburukan dan kekufuran. Seperti yang telah dikatakan bahwa diantara penyakit hati adalah iri, dengki, dan munafik. Maka kita harus mengenali penyakit hati tersebut.
1. Macam penyakit hati yaitu:
Yang dimaksud dengan akhlak terhadap diri sendiri adalah sikap seseorang terhadap diri pribadinya baik itu jasmani sifatnya atau ruhani. Manusia dapat diperbaiki akhlaknya dengan menghilangkan akhlak-akhlak tercela. Di sinilah terletak tujuan pokok agama, yakni mengajarkan dan menawarkan sejumlah nilai moral atau akhlak mulia agar mereka menjadi baik dan bahagia dengan melatih diri untuk melakukan hal yang terbaik.Iman tidak akan sempurna kecuali dengan menghiasi diri dengan Akhlak
Kita harus adil dalam memperlakukan diri kita dan jangan pernah memaksa diri kita untuk melakukan sesuatu yang tidak baik atau bahkan membahayakan jiwa. Sesuatu yang membahayakan jiwa bisa bersifat fisik atau psikis. Misalnya kita melakukan hal-hal yang bisa membuat tubuh kita menderita. Seperti; terlalu banyak begadang, sehingga daya tahan tubuh berkurang, merokok, yang dapat menyebabkan paru-paru kita rusak, mengkonsumsi obat terlarang, dan minuman keras yang dapat membahayakan jantung dan otak kita. Untuk itu kita harus bisa bersikap atau berakhlak baik terhadap tubuh kita. Selain itu sesuatu yang dapat membahayakan diri kita itu bisa bersifat psikis. Misalkan iri, dengki, munafik, dan lain sebagainya. Hal itu semua dapat membahayakan jiwa kita. Semua itu merupakan penyakit hati yang harus kita hindari. Hati yang berpenyakit seperti iri, dengki, munafik, dan lain sebagainya akan sulit sekali menerima kebenaran, karena hati tidak hanya menjadi tempat kebenaran dan iman tetapi hati juga bisa berubah menjadi tempat kejahatan dan kekufuran.
Untuk menghindari hal tersebut di atas maka kita dituntut untuk mengenali berbagai macam penyakit hati yang dapat merubah hati kita, yang tadinya merupakan tempat kebaikan dan keimanan menjadi tempat keburukan dan kekufuran. Seperti yang telah dikatakan bahwa diantara penyakit hati adalah iri, dengki, dan munafik. Maka kita harus mengenali penyakit hati tersebut.
1. Macam penyakit hati yaitu:
- Dengki, Orang pendengki adalah orang yang paling rugi. Ia tidak mendapatkan apapun dari sifat buruknya itu. Bahkan pahala kebaikan yang dimilikinya akan terhapus. Islam tidak membenarkan kedengkian. Rasulullah bersabda: "Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "hati-hatilah pada kedengkian karena kedengkian menghapuskan kebajikan, seperti api yang melahap minyak." (H.R. Abu Dawud)
- Munafik, Orang munafik adalah orang yang berpura-pura atau ingkar. Apa yang mereka ucapkan tidak sama dengan apa yang ada di hati dan tindakannya. Adapun tanda-tanda orang munafik ada tiga. Hal ini dijelaskan dalam hadits, yaitu:
عن ابي هريرة رضي الله عنه قال :قال رسول الله صلعم "ايت المنافقين ثلاث, إذا حدث كذب وإذا وعد أخلف وإذا اؤتمن خان
Wanita Hamil Dalam Pandangan Islam

- Banyak keistimewaan wanita dalam pandangan Islam. Salah satu nikmat yang sangat indah bagi wanita adalah merasakan apa yang disebut dengan KEHAMILAN. Kehamilan merupakan anugerah dan pengalaman hidup yang sangat menakjubkan bagi wanita. Lebih mengagumkan lagi, banyak keistimewaan-keistimewaan yang Allah janjikan kepada para wanita hamil....subhanAllah :)
- Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1.000 keburukan.
- Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad di jalan Allah.
- Dua rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik dari pada 80 rakaat sholat wanita yang tidak hamil
- Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari, dan dapat pahala beribadah pada malam hari
- Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengkaruniakan satu pahala haji
- Sekiranya wanita meninggal dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dianggap sebagai mati syahid
- Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (air susu ibu) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya
- Seorang wanita yang meninggal dalam keperawanannya atau selama kehamilan atau pada saat kelahiran atau sesudahnya (dalam nifas) akan mencapai tingkat syahid
- Rasulullah saw bersabda, “Ketika seorang wanita menyusui anaknya, Allah membalas setiap isapan air susu yang diisap anak dengan pahala memerdekakan seorang budak dari keturunan Nabi Ismail, dan manakala wanita itu selesai menyusui (menyapih) anaknya malaikat pun meletakkan tangannya ke atas sisi wanita itu seraya berkata, ‘Mulailah hidup dari baru, karena Allah telah mengampuni semua dosa-dosamu.’”
Sabtu, 01 Juni 2013
Renungan Kematian

Tiba-tiba saja terfikir suatu hal, yaitu umur manusia. Saya bertanya pada diri saya sendiri, bagaimana kalo saya tahu bahwa umur saya hanya sampai umur 25 tahun, atau 35 tahun, atau 5 hari lagi. saya terpikir banyak hal yang akan saya lakukan. Saya tertarik untuk berbagi kisah ini pada saudara2 pembaca blog ini. semoga kita bisa diskusi dan mendapat banyak manfaat.
jika anda tahu sisa umur anda tinggal 1 tahun, apa saja yang akan anda lakukan untuk mengisi sisa umur itu?
mungkin sebagian akan menjawab:
- bersenang-senang
- jalan-jalan ke tempat indah yang belum didatangi
- makan sepuasnya setiap hari
- segera nikah,dll
mungkin sebagian orang yang lain memilih:
- memperbanyak ibadah shalat dan dzikir
- memperbanyak sedekah
- memperbanyak silaturahim
- bekerja lebih giat
- memberikan hak keluarga dan orang-orang disekitarnya,dll
kenapa dua kelompok kegiatan tersebut begitu berbeda dan seolah bertolak belakang?
Saudaraku, salah satu hikmah besar dirahasiakannya bilangan umur kita adalah agar kita tidak tahu kapan kita mati. ketika kita tidak tahu kapan kita akan mati, pada dasarnya kita akan merasa setiap saat bisa jadi ajal kita, maka kita akan selalu berhati-hati dengan tindakan kita. Kita tidak akan tahu kapan kita akan mati. apakah saat remaja? ataukah saat kita sudah tua? dan kita tidak tahu kapan pastinya kita akan mati. apakah hari ini? atau besok? dan kita tidak tahu bagaimana kita akan mati. apakah saat tidur? apakah saat berkendaraan? ataukah ketika kita sedang membaca Al Quran?
Seandainya ALLAH menghendaki semua manusia mengetahui kapan ia mati, dimana ia mati, dan kapan ia mati, akankah kehidupan dunia ini dihiasi kebaikan demi kebaikan? saya rasa tidak.
kemungkinan yang bisa kita bayangkan:
Saudaraku, salah satu hikmah besar dirahasiakannya bilangan umur kita adalah agar kita tidak tahu kapan kita mati. ketika kita tidak tahu kapan kita akan mati, pada dasarnya kita akan merasa setiap saat bisa jadi ajal kita, maka kita akan selalu berhati-hati dengan tindakan kita. Kita tidak akan tahu kapan kita akan mati. apakah saat remaja? ataukah saat kita sudah tua? dan kita tidak tahu kapan pastinya kita akan mati. apakah hari ini? atau besok? dan kita tidak tahu bagaimana kita akan mati. apakah saat tidur? apakah saat berkendaraan? ataukah ketika kita sedang membaca Al Quran?
Seandainya ALLAH menghendaki semua manusia mengetahui kapan ia mati, dimana ia mati, dan kapan ia mati, akankah kehidupan dunia ini dihiasi kebaikan demi kebaikan? saya rasa tidak.
kemungkinan yang bisa kita bayangkan:
- sedikit manusia selalu menghiasi umur dengan ibadah
- lebih banyak manusia terus menerus berbuat dosa hingga akhir hayatnya
- jauh lebih banyak lagi manusia terus berbuat dosa hingga sedikit sisa umurnya ia bertaubat
Saya rasa jenis ketiga akan mendominasi isi dunia. orang-orang seperti ini selalu berfikir bahwa masih ada waktu untuk bertaubat. Dalam kondisi seperti ini, bisa jadi dunia ini didominasi kejahatan dan kriminalitas, maksiat, hedonis, dan sejenisnya.
Maka segala puji bagi ALLAH Yang Maha Sempurna perhitungannya. ALLAH sangat memahami betapa manusia senantiasa berada antara kecenderungan yang baik dan yang buruk (QS Asy-Syams: 8), maka ia menyelamatkan manusia dari fitrahnya tersebut, dengan jalan menjadikan umur sebagai hal ghaib yang tidak diketahui manusia. untuk apa? agar manusia selalu berhati-hati dalam hidupnya, dan agar manusia selalu berada dalam kebaikan.
Maka segala puji bagi ALLAH Yang Maha Sempurna perhitungannya. ALLAH sangat memahami betapa manusia senantiasa berada antara kecenderungan yang baik dan yang buruk (QS Asy-Syams: 8), maka ia menyelamatkan manusia dari fitrahnya tersebut, dengan jalan menjadikan umur sebagai hal ghaib yang tidak diketahui manusia. untuk apa? agar manusia selalu berhati-hati dalam hidupnya, dan agar manusia selalu berada dalam kebaikan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Label
Agama
(8)
Akhlaq
(7)
Arema
(1)
BBM
(2)
Bidan
(2)
BlackBerry
(9)
Cinta
(16)
Database
(7)
Fakta
(18)
Filosofi
(2)
Game
(1)
hacker
(2)
Hijab
(1)
hukum
(1)
Kamera
(3)
Kehidupan
(16)
kematian
(3)
Kesehatan
(5)
komputer
(14)
lucu
(1)
Lumajang
(12)
malang
(12)
misteri
(8)
Motor
(5)
Narkoba
(1)
nokia
(1)
Programing
(18)
Puisi
(28)
ramalan
(5)
remaja
(9)
Sejarah
(3)
sony
(1)
Sql
(4)
teknologi
(5)
Tips
(21)
wanita
(20)
wisata
(24)